Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Berita Penelitian

Partisipasi BROL dalam Seminar Nasional dan Call for paper” Pengelolaan Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken Sebagai Destinasi Wisata Laut Dunia”

Sehubungan dengan kegiatan Seminar Nasional dan Call for paper “Pengelolaan Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken Sebagai Destinasi Wisata Laut Dunia” bekerjasama antara Universitas Sam Ratulangi Manado dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, maka dari BROL juga turut berpartisipasi dalam acara tersebut yang dilaksanakan pada tanggal, 31 Agustus 2017 di Hotel Sintesa Peninsula. Adapun kegiatan ini merupakan tindaklanjut dalam proses pengelolaan TNL Bunaken yang berkelanjutan, disaat yang sama juga kami mensosialisasikan hasil penelitian kami di Taman Nasional Bunaken kepada sebagian peserta seminar berupa ringkasan dan CD.

Read more ...

Survey Lanjutan Tim Dinamika Pesisir “Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan”

Sehubungan dengan kegiatan penelitian “Sistem Informasi Spasial untuk Daerah Penangkapan Ikan dan Perubahan Lingkungan” maka dari tim Dinamika Pesisir telah melakukan survey II (lanjutan) yang dilaksanakan pada tanggal, 14 – 16 Agustus 2017 di Perairan Pulau Menjangan dan sekitarnya serta selat Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan survey periodik dan baseline data ekosistem pesisir dan kualitas perairan di Selat Bali, meliputi: Rapid assessment dan habitat mapping terumbu karang dan mangrove, Monitoring kualitas perairan yang meliputi kondisi fisikokimia-biologi perairan dan pencemaran mikroplastik, Survey batimetri di sekitar perairan pulau Menjangan. Hasil yang didapatkan dari survey ini yaitu Sample sedimen mangrove yang akan dianalisa Pb210 untuk mengetahui laju sedimentasi, karakteristik mangrove dan pertumbuhannya di lokasi penelitian, ground truthing habitat terumbu karang, data batimetri untuk mengetahui kedalaman perairan dan pemodelan arus, sampel mikroplastik di perairan pulau Menjangan dan sekitarnya, kualitas perairan dengan parameter suhu TSS, Nitrat, Nitrit, Ortofosfat, Ammonia, Silika, Klorofil –a dan Alkalinitas.

Read more ...

Inisiasi Kerjasama Blue Carbon dengan Peneliti Jepang

Dalam rangka inisiasi kerjasama project “Comprehensive Assessment and Conservation of Blue Carbon Ecosystems and their Services in the Coral Triangle” (BlueCARES), Balai Riset dan Observasi Laut menerima kunjungan tim peneliti Jepang program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) pada tanggal 13 July 2017. Pada kunjungan ini, tim SATREPS tertarik dengan fasilitas Lab LRK dan lab alam mangrove yang akan mendukung beberapa topik penelitian di bidang ekologi dan biogeokimia dan capacity building penelitian.

Read more ...

Bersama dengan WWF, BROL Adakan Survey Kerma di Kabupaten Manggarai Barat

Berkerjasama dengan WWF, Balai Riset dan Observasi Laut mengadakan survey tentang Studi Kondisi Perairan Laut Dalam Rangka Mendukung Perikanan Berbasis Ekosistem di Kabupaten Manggarai Barat. Selain diikuti oleh WWF, survey ini diikuti oleh beberapa stakeholder seperti Dosen dan Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang- NTT, perwakilan dari BKI-KKP Labuan Bajo, perwakilan dari Balai Taman Nasional Komodo, 3 orang kru Kapal Motor Laut (KML) Sentral. Survey diadakan mulai tanggal 19 sampai dengan 22 Juni 2017. Diawali dengan Diskusi terkait koordinat lokasi pengambilan sampel. Untuk lokasi rencana awal nya yaitu daerah bagian selatan Pulau Rinca (Titik 9a, 9b dan 9c) namun dibatalkan terkait faktor alam yakni: arus laut yang kuat di selat Molo yang menuju lokasi sampling tersebut.

Read more ...

BROL Bersama Departemen Kelautan Universitas Padjajaran Bandung Adakan Riset Tentang Pencemaran Mikroplastik Terhadap Laut Indonesia

Salah satu permasalahan utama lingkungan perairan di Dunia adalah adanya sampah perairan. Bebagai penelitian menunjukkan sampah perairan telah banyak mengganggu  aktifitas baik wisata, pelayaran maupun gangguan terhadap biota. Berdasarkan jenisnya  sampah  dapat dikategorikan menjadi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sedangkan berdasarkan  ukurannya, sampah dapat digolongkan menjadi mega , makro, meso, mikro dan nano. Sampah plastik  dilingkungan perairan mengalami peningkatan yang cukup signifikan seiring dengan meningkatnya pemakaian material plastik oleh manusia. Sampah plastik di perairan akan susah terurai dan sebagian lainnya akan menjadi mikroplastik.

Read more ...

Agenda Kegiatan

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM