Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Jakarta (13/03). Optimalisasi Media Sosial untuk Humas Pemerintah menjadi tema Workshop Kehumasan BRSDM 2020 yang berlangsung selama 3 hari mulai Rabu 11 Maret 2020 lalu di Ruang Arwana, GMB II KKP, Jakarta Pusat. Workshop dibuka Sekretaris BRSDM yang diwakili oleh Kepala Bagian Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Data BRSDM, Ir. Andi Soesmono, M.EM. 

Beliau menuturkan, harapannya agar kegiatan ini mampu meningkatkan kualifikasi humas BRSDM dalam menginformasikan kebijakan publik dan pencapaian pemerintah melalui platform digital.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh satuan kerja BRSDM dan diawali dengan pembacaan laporan ketua panitia oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat BRSDM, Siti Amania Raydesyana, S.Kom.

Beliau menuturkan bahwa masyarakat Indonesia aktif menggunakan media sosial selama rata-rata 3,5 jam sehari. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengetahui penyebarluasan informasi kebijakan pemerintah, terutama riset dan inovasi pemerintah di BRSDM melalui media sosial sebagai citra lembaga. Jenis media sosial memiliki target pengguna beragam, konten yang menarik mampu menciptakan pengelolaan yang baik.

BROL menugaskan Plt. Kepala Seksi Pelayanan Teknis, Rochma Widia Lestari, M.Si., dan Pengelola Layanan Kehumasan, Afriza Aziz, S.Kel.

“Kegiatan semacam ini sangat kami butuhkan untuk mengelola media sosial instansi yang lebih baik lagi. Terlebih, dengan adanya pencapaian KKP sebagai Badan Publik Informatif Dalam Implementasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Pusat oleh Komisi Informasi Pusat RI pada tahun 2019 silam, menjadi batu loncatan agar seluruh satker yang ada dapat meningkatkan pengelolaan media sosialnya masing-masing,” ungkap Rochma. 

Workshop ini menghadirkan materi dan narasumber dari lintas institusi terkait, diantaranya ialah:

  1. Social Media Management oleh Swiny Adestika, S.Sos., Communication Manager Sustainable Coffee Platform Indonesia (SCOPI).
    Materi ini berisi tentang Stakeholders Mapping yang sangat dibutuhkan dalam mengelola media sosial pemerintah. Pengelolaan media sosial erat kaitannya dengan pengelolaan citra lembaga. Pembuatan konten serta gaya bahasa yang digunakan harus dapat merepresentasikan citra lembaga namun tetap sesuai dengan target khalayak pengguna media sosial itusendiri. Setiap jenis media sosial memiliki karakteristik dan pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, pengelolaan media sosial akan berhasil jika dapat membuat konten yang menarik dan terkini, sesuai dengan isu/kegiatan/program utama dan mampu memilih jenis media sosial yang tepat dan efisien bagi lembaganya.

  2. Membuat Konten Video dengan Mobile Journalism oleh Riki Dhanu, Produser Multimedia liputan6.com.
    Mobile Jurnalism adalah teknik pemanfaatan perangkat smartphone untuk membuat konten multimedia (video, foto) secara profesional. Tak banyak yang memiliki kemampuan memproduksi konten video/foto dengan perangkat ini. Padahal, smartphone dan kameranya memiliki kualitas dan potensi untuk membuat konten-konten yang baik.

  3. Government Public Relation (GPR) oleh Galuh Pangestu, M.A., Communication Expert UNDP.
    GPR harus memiliki growth mindset. Government Public Relation muncul ketika Jokowi mengeluarkan instruksi presiden nomor 9 tahun 2015. GPR hadir dengan pengharapan agar masyarakat dapat teredukasi dengan pekerjaaan pemerintah, dan masyarakat percaya terhadap pemerintahan. Peran GPR akan sangat kelihatan ketika ada perlawanan dan perubahan dari masyarakat.

  4. Social Network Analysis (SNA) oleh Ika Karlina Idris, Ph.D., Direktur Riset Paramadina Public Policy Institute.
    SNA merupakan metode penelitian untuk melihat indeks struktur potensi data yang tersedia di media sosial. Beberapa tools yang dapat digunakan ialah Gephi, NodeXL, Netlytic.org, Tableau, dan Voyant. Analisis data yang akurat mampu menghadirkan media sosial yang tepat sasaran dalam penyebaran informasi.

Tak hanya sekadar materi di dalam kelas, workshop ini diakhiri dengan kunjungan ke News Room di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, untuk mengenal secara rinci bagaimana sistem pemberitaan media dan sharing session dengan pakarnya. 

“Kegiatan ini membuka banyak wawasan bagaimana menjadi seorang GPR yang kompeten dan bagaimana mengoptimalkan informasi hasil riset agar dapat tersampaikan secara tepat sasaran melalui media sosial pemerintah,” kata Afriza. 

“Kami juga merasa tertantang untuk dapat berkarya lebih baik lagi pasca kegiatan ini, terlebih saat materi Mobile Journalism, BROL mampu menjawab challenge dari narasumber dalam membuat video jurnalisme yang sesuai kaidah dengan performa terbaik diantara seluruh peserta,” tambahnya. 

 

Agenda Kegiatan

Jan
4

04.01.2021 - 31.03.2021

Jan
4

04.01.2021 - 31.03.2021

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

GOL KPK

LAPOR