Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Bogor (26/09). Balai Riset dan Observasi Laut ikuti “Forum Koordinasi Inovator Produk Kelautan dan Perikanan (ForKIP KP) Zona I” yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bertempat di Gedung Science and Techno Park IPB University, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Workshop Nasional Inovator Produk Kelautan dan Perikanan, Forum Koordinasi Inovator Produk Kelautan dan Perikanan (ForKIP KP) tahun 2018, dengan tiga rangkaian acara , yaitu:

  • Pertemuan Forum  Koordinasi Inovator Produk Kelautan dan Perikanan (ForKIP KP) Zona I;
  • Business Matching Inovator produk terpilih di hadapan calon mitra; dan,
  • Side Event – Exhibition Produk Inovasi Kelautan dan Perikanan.

Pada tahun 2019, kegiatan ForKIP KP terbagi menjadi 3 (tiga) Zona Wilayah di Indonesia, yaitu Zona I (koordinator IPB), Zona II (koordinator Universitas Airlangga), dan Zona III (koordinator Universitas Hasanuddin), pemilihan tiga universitas ini didasarkan pada prestasi terkait hilirisasi produk hasil riset. Keanggotaan Forkip KP meliputi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, Badan Riset Pemerintah/Swasta, Pelaku Usaha, Perbankan dan mitra usaha bagi inovator.

Agung Kuswandono, Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Jasa, Kemenkomar, membuka dan memberi arahan pada Forum Koordinasi Inovator Produk Kelautan dan Perikanan (ForKIP KP) Zona I di IPB , Bogor. Beliau mengungkapkan, “Potensi sumber daya hayati laut dan perikanan merupakan modal dasar bagi pembangunan nasional dan juga penyangga kelangsungan kehidupan manusia, baik untuk sandang, pangan, papan, bahan obat-obatan/farmakologi, bisnis, alat teknologi, teknik penunjang dan jasa ekosistem (ecosystem services)”.

Wakil Rektor IPB, Erika Budiarti mengutarakan, “Kita berharap selalu terjalin kerja sama yang berkelanjutan dan berkesinambungan dan semoga kerja sama yang sudah dibuka ini tidak akan ditutup kembali”.

Business matching ForKIP KP Zona I terbagi dalam 3 cluster, yaitu: a) pangan dan functional food, b) kosmetik dan obat, serta c) cluster bidang teknik, mesin, dan alat. Kegiatan ini diikuti oleh para inovator di bidang pengembangan produk kelautan dan perikanan, Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi, pelaku usaha, perbankan, lembaga riset dan pelaku usaha calon mitra. 

Balai Riset dan Observasi Laut mendaftarkan tiga produk dalam business matching tersebut, yaitu Bioreeftek, Sistem Informasi Manajemen Laboratorium Kualitas Perairan (SIMANTAP), dan Laut Nusantara.  Bioreeftek melaju ke tahap berikutnya, yaitu presentasi dalam cluster bidang teknik, mesin, dan alat.

“Bioreeftek sudah diterapkan oleh ragam kalangan, baik akademisi maupun masyarakat pesisir di Indonesia. Tahun ini, seluruh kelompok masyarakat pengawas di wilayah kabupaten pesisir di Provinsi Jawa Timur sudah mendapatkan pelatihan pembuatan dan deployment Bioreeftek. Melalui business matching ini, saya ingin menyampaikan bahwa hal tersebut adalah prestasi yang  baik bagi perkembangan Bioreeftek berikutnya. Saya terbuka untuk inisiasi kerja sama dengan pihak terkait, semoga Bioreeftek dapat diterapkan juga di wilayah pesisir lainnya”, ungkap Dr. Eghbert Elvan Ampou, Inventor Bioreeftek. 

Para inventor yang hadir dalam kegiatan ini akan terus dipantau oleh Kemenko Bidang Kemaritiman untuk menjaga upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi keseluruhan pemangku kepentingan melalui ForKIP KP dengan pembentukan struktur kelembagaan secara nasional.

 

Agenda Kegiatan

Jul
23

23.07.2019 - 31.01.2020

Dec
16

16.12.2019 - 31.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

GOL KPK

LAPOR