Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Denpasar (22/08). Monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) pada semester I tahun 2019 sukses digelar selama 2 hari. Monev hari pertama BROL berlangsung di Ruang Rapat Gedung Utama dengan agenda kegiatan manajerial. Masing-masing unit manajerial, yaitu Tata Usaha, Tata Operasional dan Pelayanan Teknis memaparkan progres kegiatannya dan menelaah masukan untuk peningkatan disemester berikutnya. Hari kedua, monev dengan agenda kegiatan riset berlangsung di Aula Thunnus, Loka Riset Perikanan Tuna, Denpasar. Aryo Hanggono, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan bidang ekologi dan sumber daya laut beserta Riyanto Basuki, Kepala Pusat Riset Kelautan turut hadir sebagai evaluator mendampingi I Nyoman Radiarta, Kepala BROL. Secara keseluruhan, hasil riset BROL telah memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) yang sebelumnya telah ditetapkan.

“Kualitas penelitian di BROL harus bagus dengan mulai memperbaiki standar ke tingkat regional. BROL harus memiliki tujuan skala global dengan melihat kualitas penelitian melalui metode penelitian yang mengacu pada protokol skala regional atau internasional. RPJM 2020-2024 masih menggunakan konsep Blue Economy, yang mempertimbangkan masalah kesehatan lingkungan, BROL harus mengarah ke masalah sosial ekonomi juga melalui sinergi dengan mitra seperti Pusat Restorasi Pengembangan Ekosistem pesisir dan sebagainya”, saran Aryo.

Pemaparan progres kegiatan riset diawali oleh tim riset Kajian Pemetaan dan Identifikasi Perubahaan Ekosistem Pesisir, disusul oleh tim riset Kajian Cepat Tanggap Berbasis Kebutuhan Pengguna; Pemanfaatan Data Oseanografi WPP 715; Pemanfaatan Data Satelit Untuk PPDPI WPP 715; Kajian Transpor Masa Air (KTMA); Pemanfaatan Citra Satelit Radar dalam Mendukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di WPP 711, dan Operasionalisasi Bali Radar Ground Receiving Station (BARATA). 

Riyanto berpesan, “Hasil riset BROL diharapkan dapat memberikan tuntunan manajemen pemanfaatan kawasan konservasi kelautan dan perairan dengan memperhatikan kondisi eksisting. Kajian tidak hanya difokuskan pada terumbu karang tetapi juga pada eksistensi pulau kecil. BROL diharapkan dapat membahas kerja sama untuk membangun riset”.

“BROL telah berhasil melakukan perhitungan Ocean Health Index (OHI) dimana SOP dan prosedur perhitungannya diharapkan dapat diangkat dalam paper nasional. Disamping itu, data scene yang telah dimiliki BROL diharapakan dapat meneliti dan menghasilkan data yang lebih detil mengenai bagaimana perilaku penangkapan ikan di 10 kawasan konservasi laut nasional, sehingga diketahui pola-pola penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan terutama jika ada pelanggaran untuk masing-masing kawasan, jadi tidak hanya berfokus pada illegal fishing tapi juga potensi sumber daya yang ada melalui identifikasi jenis alat tangkap ikan yang digunakan”, tambahnya. 

 

Agenda Kegiatan

Jul
23

23.07.2019 - 31.01.2020

Dec
16

16.12.2019 - 31.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

GOL KPK

LAPOR