Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Mataram (19/06). Konsultasi Publik Dokumen Antara Penyusunan Rencana Zonasi Kawasan Antarwilayah Laut Flores dilaksanakan dalam rangka perencanaan zonasi kawasan antar wilayah di daerah NTB, NTT, dan Laut Flores. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ir. Lalu Hamdi, M.Si. Beliau memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan ini sehubungan dengan konservasi lingkungan pesisir di daerah Mataram dan Lombok secara khusus serta Provinsi Nusa Tenggara Barat secara umum. Kegiatan berlangsung di Hotel Santika, Mataram, dan dihadiri oleh unsur Pemerintahan, Akademisi, dan Praktisi Lapangan.

Dr. Agung Yunanto dan Rizki Hanintyo, S.Si., hadir mewakili Balai Riset dan Observasi Laut. Mengawali jalannya kegiatan, materi pertama dipaparkan oleh Direktur Perencanaan Ruang Laut, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut - KKP, Ir. Suharyanto, M.Sc., tentang Kebijakan Perencanaan Ruang Laut, berupa nilai pentingnya perencanaan zonasi kawasan antar wilayah di daerah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Laut Flores serta hubungannya dengan Undang-Undang Kelautan tahun 2014.

“Sesuai amanat Pasal 43 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, perlu disusun Rencana Zonasi (RZ) Kawasan Antarwilayah, yaitu kawasan laut yang meliputi dua provinsi atau lebih berupa Teluk, Selat, atau Laut”, kata Suharyanto.

"Kami di KKP, pada tahun anggaran 2019 menyusun RZ Kawasan Antarwilayah Selat Malaka, Laut Flores, dan Laut Maluku. Dalam penyusunan hal tersebut, data dan informasi serta struktur dan pola ruang laut diverifikasi dan dikonsultasikan dalam suatu forum yang harus melibatkan beberapa unsur seperti kegiatan hari ini”, tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Dr. Agung Yunanto memberikan masukan berupa lokasi daerah potensial penangkapan ikan di Laut Flores, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) serta potensi polutan dari oil rig. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian dalam penyusunan dokumen, terutama daerah potensial penangkapan ikan serta posisi oil rig di sekitar peta zonasi kawasan antarwilayah yang akan diterbitkan.

 

 

Agenda Kegiatan

Jul
23

23.07.2019 - 31.01.2020

Dec
16

16.12.2019 - 31.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Dec
18

18.12.2019 - 24.01.2020

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

GOL KPK

LAPOR