Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Kaliakah (22/02). Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. Ragam aksi cinta lingkungan, giat dilakukan untuk memupuk semangat dalam memerangi ancaman yang timbul akibat pencemaran sampah di lingkungan sekitar. Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) ikut berpartisipasi dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2019 di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana ini mengambil agenda kegiatan yang berbeda dengan peringatan sejenis yang pernah dilakukan, yaitu demo pengelolaan sampah. Disadari atau tidak, pemilahan sampah menjadi upaya yang sangat efektif dalam memerangi pencemaran sampah yang ada.

Melalui pengelolaan sampah dengan memilahnya dari sampah yang dihasilkan oleh pribadi dan rumah tangga akan memudahkan proses pengelolaan sampah di TPA. Pasalnya, ketika sampah sudah dipilah (organik dan anorganik) sedari awal, maka kesadaran untuk mengurangi penyebaran sampah akan timbul dengan sendirinya. Ancaman yang ditimbulkan oleh sampah sudah terlihat ketika sampah diproduksi, dan kita memiliki peran penting untuk memutus rantai penyebarannya, terlebih jika sampah yang dihasilkan dapat diolah menjadi barang multiguna. Sampah organik dapat kita olah menjadi penyubur tanaman, sedangkan anorganik dapat diolah menjadi barang berguna. 

Tak banyak yang tahu bahwa pengolahan sampah di TPA sering terkendala karena volume sampah yang tiba, melebihi daya tampung yang dimiliki. Hal ini menyebabkan sampah menjadi busuk dan menggunung bahkan terbengkalai begitu saja. Peran pemerintah dalam mengatasi hal semacam ini tak akan mampu berjalan sempurna jika tidak diiringi dengan kesadaran diri pribadi selaku produsen sampah pertama. 

“Kami menyadari bahwa, sampah yang diproduksi makin hari makin menjadi ancaman bagi lingkungan. Tak hanya di darat melainkan di laut juga. Jika kita telusuri, sampah tidak lagi menggunung di TPA saja, namun sudah mencemari biota laut. Melalui riset yang kami lakukan, sampah sudah mencemari ikan di lautan. Adanya kandungan mikroplastik dalam jaringan tubuh ikan menjadi ancaman yang tak kasat mata namun sangat berbahaya”, kata Nuryani Widagti, M.Si., Kepala Seksi Pelayanan Teknis BROL.

“Kami juga menaruh perhatian terhadap hal tersebut, dan rutin melakukan kampanye sejenis melalui kegiatan di kantor BROL, salah satunya ialah Peringatan Hari Bumi 2019 yang akan kami selenggarakan pada April mendatang”, tambahnya.   

Demo pengolahan sampah dalam peringatan kali ini menjadi catatan penting bagi seluruh peserta yang hadir, bahwa kita adalah penggerak utama dalam proses pengolahan sampah. Maka dari itu, mari berbenah dari sekarang dan ayo bijak mengelola sampah. 

 

baca juga:


http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/365-pantai-bersih-adalah-energi-positif

http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/364-kelas-lestari-mari-mengenal-sampah-plastik-di-pesisir-dan-laut

http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/364-kelas-lestari-mari-mengenal-sampah-plastik-di-pesisir-dan-laut

 

Agenda Kegiatan

May
22

22.05.2019 - 24.05.2019

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM