Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Perancak (03/12). Sebagai salah satu institusi yang sedang dibina menjadi Pusat Unggulan IPTEK (PUI) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) terus  upayakan yang terbaik. Kolaborasi riset antar sesama calon PUI dari institusi lain pun dilakukan sebagai bentuk komitmen menuju Indonesia yang unggul dan inovatif, sesuai dengan misi yang diangkat PUI. Kolaborasi dalam bentuk riset bersama menjadi kekuatan yang mampu menghadirkan hasil riset terpercaya dan menjadi tolok ukur kekayaan data yang akan disuguhkan. 

Senin (03/12) bertempat di Aula Gedung Observasi Laut Nasional, BROL sukses mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Sinergi Pemanfaatan IPTEK Untuk Pengelolaan Perikanan Pelagis di Perairan Indonesia. FGD yang merupakan salah satu bagian dari Jambore PUI 2018 ini dihadiri oleh ragam kalangan dari institusi pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan juga akademisi. 

FGD ini juga menjadi momentum dimulainya kerja sama riset antar tiga lembaga yang sedang dibina menjadi PUI, yaitu BROL, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berjudul Pemantauan Ekosistem Daerah Perikanan Tangkap Tuna di Laut Banda dan Laut Seram. 

“Acara ini merupakan wujud komitmen kami untuk berkolaborasi. Riset yang kami sinergikan ialah tentang perikanan pelagis di Indonesia, khususnya di perairan Laut Banda dan Seram, tempat dimana ikan Tuna melimpah ruah”, ungkap Eko Susilo, S.Pi, ketua penyelenggara FGD. 

Sepuluh orang narasumber dihadirkan dalam FGD ini untuk berbagi sudut pandang ilmiah terkait riset perikana tuna, termasuk dua orang narasumber dari BROL, Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc dan Komang Iwan Suniada, M.Si.

FGD diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BROL, LIPI, dan LAPAN. Lalu disambung dengan pemaparan materi dari narasumber yang dibagi dalam tiga sesi dan ditutup dengan diskusi rencana kerja kedepan dan foto bersama. 

“Syukurlah, acara berjalan lancar. Rekomendasi dan masukan untuk perkembangan riset kedepan sudah kami catat, salah satunya ialah terkait isu sampah plastik pada ikan tuna serta penggunaan teknologi genetik untuk analisis sebaran distribusi ikan tuna. Semoga prosesnya dapat berjalan lancar”, ungkap Dr. I Nyoman Radiarta (Kepala BROL) usai menutup FGD.

Agenda Kegiatan

Jul
23

23.07.2019 - 31.01.2020

Sep
23

23.09.2019 - 31.10.2019

Sep
23

23.09.2019 - 31.10.2019

Sep
23

23.09.2019 - 31.10.2019

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

GOL KPK

LAPOR