Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Perancak (09/11). SMPN 04 Mendoyo menyandang predikat sebagai sekolah rujukan/unggulan. Hal tersebut menjadi kesempatan yang harus dimaksimalkan demi kualitas pendidikan yang lebih baik. Tak hanya itu, predikat yang disandang SMPN 04 Mendoyo juga sebagai tanggung jawab yang harus dikelola dengan baik untuk turut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di daerah Mendoyo. 

Guna mengumpulkan data dukung dan persiapan kedepan, Jum’at (09/11) lalu, rombongan SMPN 04 berkunjung ke Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). Kunjungan ini melibatkan siswa/i dan para guru. Lokasi yang berdekatan dan minimnya pengetahuan akan observasi laut, menjadi salah satu gagasan pokok yang menjadi latar belakang kunjungan ini. 

Acara kunjungan dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, Endah Muyastuti, S.E. (Kepala Sub Bagian Tata Usaha BROL). Dalam sambutannya beliau menuturkan harapan untuk kelancaran acara ini dan menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Balai yang berhalangan hadir dikarenakan tugas dinas di Jakarta.

“SMPN 04 Mendoyo merupakan sekolah rujukan, kunjungan ini merupakan bagian dari proses pengumpulan data dukung untuk hal tersebut. Sehabis melihat sarana prasarana riset yang ada disini, kami akan melanjutkan kunjungan ke Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, Perancak. Kami berharap, siswa-siswi kami dapat terbuka wawasannya mengenai dunia kelautan dan aktivitas yang ada di BROL. Banyak dari kami yang sering lewat disini, tapi belum tahu kegiatan apa saja yang ada disini”, ungkap Si Putu Suradnyana, S.Pd., Guru pendamping kunjungan. 

Kunjungan diisi dengan pemaparan oleh Wingking Era Rintakasiwi, M.Si., Peneliti Bidang Oseanografi BROL, mengenai gambaran umum BROL. Tak hanya itu, Era juga menyampaikan pesan penting kepada peserta kunjungan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

“Mulai sekarang dan dari diri sendiri, buanglah sampah pada tempatnya dan kurangi penggunaan sampah plastik. Sampah yang ada di darat, dibuang sembarangan, selanjutnya akan masuk ke laut melalui sungai”, jelas Era. 

“Saya secara pribadi berharap siswa-siswi mengetahui dan mengerti pentingnya untuk tidak buang sampah sembarangan. Sebagai bentuk langkah kecil untuk hal tersebut, kami membagikan bamboo straw kepada para siswa yang berani berargumen dan bertanya saat sesi diskusi. Ini juga bagian dari kampanye kami untuk mulai menyadarkan kita bahwa kita harus ramah terhadap lingkungan, dimulai dari diri pribadi. Semoga kedepannya pesan ini dapat disampaikan ke lingkungan terdekat kita demi generasi muda Indonesia yang lebih baik lagi”, tambahnya. 

 

Agenda Kegiatan

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM