Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Sebagai institusi riset, hilirisasi produk hasil riset menjadi kegiatan penting yang harus terlaksana, baik secara daring (online) maupun secara langsung. Respon penerima informasi adalah bagian dari indikator keberhasilan produk yang dihilirisasi. Kerjasama yang baik antar institusi riset lainnya juga tak kalah penting dalam indikator keberhasilan tersebut.

Selasa (16/10) bertempat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Banyuwangi, Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) diwakili oleh Dinarika Jatisworo, M.Sc (Peneliti bidang Penginderaan Jauh Kelautan) menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Pembuatan Alat Tangkap Gill Net dan Perawatan Mesin Kapal Ikan bagi Nelayan. Pelatihan yang dilaksanakan oleh BP3 Banyuwangi ini berlangsung pada tanggal 15 s.d. 19 Oktober 2018 dengan jumlah peserta nelayan sebanyak 60 orang, terdiri atas nelayan perwakilan dari Banyuwangi dan nelayan perwakilan dari beberapa Kabupaten di Bali yaitu Gianyar, Jembrana, dan Karangasem. 

Dalam kesempatan tersebut, BROL memaparkan presentasi materi mengenai Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) dan Aplikasi Laut Nusantara. Nelayan yang ikut dalam pelatihan merupakan nelayan tradisonal dengan alat tangkap Gill Net dan Rawai Dasar. Nelayan yang hadir sangat antusias mendengarkan dan berpartisipasi aktif pada saat penyampaian materi. Selanjutnya berdasarkan kesepakatan bersama, seluruh nelayan yang hadir berharap BROL dapat mengakomodir mereka dalam satu grup WhatsApp (seperti yang sudah ada bagi nelayan cerdas di Pengambengan) sehingga para nelayan dapat secara update dikirimi PPDPI Selat Bali dan Pelikan Lemuru secara langsung dan lebih dekat. 

“Grup WhatsApp nelayan ini sudah dibentuk pasca usai pelatihan, dengan memanfaatkan nomor call center PPDPI-Laut Nusantara yaitu dinomor 087784695366. Dalam grup tersebut juga terdapat penyuluh BP3 Banyuwangi, peneliti BROL, dan perwakilan kelompok nelayan baik dari banyuwangi ataupun Bali. Seluruh nelayan juga sepakat untuk dapat menginformasikan lokasi-lokasi penangkapan ikan mereka setelah menggunakan informasi dari Pelikan Lemuru dan PPDPI. Tentunya hal ini sangat berarti bagi kami (peneliti) dalam melihat respon penggunaan PPDPI di lapangan dan menindaklanjutinya secara rutin dan berkala”, ujar Dinarika. 

“Kami berharap, BROL juga mampu memfasilitasi informasi keberadaan ikan yang berada di kolom perairan. Juga kiranya dapat memetakan terumbu karang yang ada di Selat Bali. Kami biasanya menggunakan terumbu karang sebagai patokan keberadaan ikan. Terima kasih atas peta dan aplikasinya, kami merasa terbantu dengan hal tersebut”, ungkap Joko, perwakilan nelayan.  

 

Agenda Kegiatan

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM