Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Jakarta (06/09). Ragam respon bermunculan pasca peluncuran aplikasi Laut Nusantara, sebuah aplikasi berbasis android oleh Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) dan PT. XL Axiata, Tbk., yang memuat informasi mengenai sebaran dugaan daerah potensi ikan di Indonesia. Banyak pihak menyambut baik kehadiran aplikasi gratis ini dengan harapan meningkatnya taraf kesejahteraan bagi nelayan yang menggunakannya. Disamping itu, saran dan masukan membangun juga bermunculan memberikan angina positif untuk perkembangan aplikasi Laut Nusantara kedepan.

Guna penyampaian informasi dan penerapan aplikasi Laut Nusantara yang tepat sasaran, BROL bersama Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Jakarta adakan video conference pada Kamis (06/09). Kegiatan yang diadakan di ruang VICON Puslatluh KP ini dihadiri oleh perwakilan staf dari Puslatluh KP dan Tim XL Axiata serta diikuti oleh lebih dari 5000 penyuluh perikanan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia melalui Skype dan ditayangkan secara live video streaming melalui YouTube. Sebagai perwakilan narasumber dari BROL, Romy Ardianto secara khusus mempresentasikan materi tentang pengenalan dan kerangka kerja Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI), cara mengakses PPDPI, serta perkenalan Sistem Prediksi Kelautan (SIDIK) hingga pengenalan aplikasi Laut Nusantara yang merupakan produk inovasi turunan dari SIDIK.

“Acara ini mendapat respon sangat baik dari penyuluh seluruh Indonesia, terlihat dari adanya aktivitas tanya jawab interaktif yang diajukan oleh setiap perwakilan penyuluh. Sebagai tindak lanjut, para penyuluh mengharapkan agar aplikasi ini terus dikembangkan dalam rangka mendukung produktivitas nelayan dalam melakukan penangkapan ikan dan jika dimungkinan, ditambahkan beberapa informasi penting seperti area kawasan konservasi laut dan informasi sebaran sampah laut yang sangat berpengaruh terhadap keberadaan ikan. Selain itu, penyuluh mengharapkan agar Puslatluh KP dapat segera mengadakan acara Training of Trainer (ToT) aplikasi Laut Nusantara bagi penyuluh seluruh Indonesia dengan narasumber tim ahli dari BROL”, ungkap Romy usai kegiatan.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu tim penyuluh KP untuk meningkatkan pemahaman dan bahan pendukung teknologi dalam merubah mindset nelayan Indonesia khususnya nelayan kecil dari yang tadinya mencari ikan jadi menangkap ikan. Sehingga, dampak positif yang diharapkan dengan menggunakan cara modern ini tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia secara merata”, tambahnya.

Agenda Kegiatan

No events found

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM