Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Perancak (14/03). Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) mendapatkan kunjungan dari RESTEC (Remote Sensing Technology Center of Japan), MITSUBISHI ELECTRIC Japan, JAMSTEC (Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology), G&LI (Green & Live Innovation Inc. Japan), dan Hokkaido University Japan, pada hari Senin hingga Rabu, tanggal 12-14 Maret 2018. Kunjungan ini diadakan dalam rangka survei Feasibility Study for Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing & Potential Fishing Ground (PFG) yang merupakan tindak lanjut dari implementasi kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) tentang pemanfaatan satelit bidang kemaritiman, dalam kerja sama berjudul “Scope and Implementing Arrangement for JICA Consultant Survey on Satelite Utilization Including its Application to Maritime Affairs” yang telah ditandatangani pada September 2017 silam. 

Survei tersebut berlangsung di Gedung Observasi Laut Nasional dan ditujukan untuk aplikasi IUU Fishing, dengan tim yang terdiri dari Kazushi Motomura (RESTEC), Motofumi Arii (MITSUBISHI ELECTRIC), Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc (Kepala BROL), dan Romy Ardianto, A.Md (Penanggung Jawab Data Infrastructure dan IUU Fishing) serta untuk aplikasi PFG dengan tim yang terdiri dari Masafumi Kamachi (JAMSTEC), Fumihiro Takahashi (G&LI), dan Dr. Teja Arief Wibawa (Penanggung Jawab Aplikasi Bidang PFG). Kegiatan survei diawali dengan presentasi oleh masing-masing penanggung jawab, kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab mengenai infrastruktur, hardware dan software dari komponen yang ada di dalam masing-masing subsistem aplikasi. Selain itu, para tim juga melakukan review bersama tentang hal-hal yang perlu diperbaiki atau dikembangkan ke depan terkait dengan pemanfaatan data citra radar untuk operasi IUU Fishing dan PFG. 

“Pihak Jepang akan berdiskusi internal terkait dengan sistem infrastruktur saat ini. Mereka masih membutuhkan feasibility study lebih lanjut untuk tindakan yang akan dilakukan terhadap sistem yang ada saat ini”, ujar Romy. 

“Setelah berdiskusi dengan Tim IUU Fishing dan PFG di BROL, minggu depan tim Jepang akan mengadakan rapat dengan Tim IUU Fishing dan PFG di Jakarta (Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan KKP dan Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan KKP) untuk melanjutkan survei terkait IUU Fishing dan PFG di KKP”, imbuh Teja.  

 

Agenda Kegiatan

Penghargaan Pegawai

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM