Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Koordinasi Pengembangan Perikanan Tangkap melalui Pemanfaatan PPDPI di Jawa Tengah

Peneliti BROL kembali diundang sebagai narasumber dalam acara rapat koordinasi pengembangan perikanan tangkap melalui pemanfaatan Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) di Jawa Tengah. Kegiatan dilakukan pada tanggal 18 September 2017 ini, dihadiri oleh masing-masing Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten seluruh provinsi Jawa Tengah, dimana masing masing Dinas KP juga membawa serta 1 orang perwakilan nelayan dan perwakilan dari HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia). Dalam acara ini dipaparkan mengenai pengenalan BROL serta potensi pemanfaatan PPDPI dalam mendukung perikanan tangkap di wilayah Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini juga dipaparkan oleh BMKG mengenai informasi cuaca dan iklim hubungannya dengan keselamatan pelayaran serta pemaparan dari dishub provinsi jawa tengah mengenai keselamatan pelayaran. Dari hasil rapat tersebut pihak BMKG menawarkan kerjasama kepada BROL untuk dapat bersama-sama mendisplay informasi cuaca yang digabungkan dengan informasi PPDPI. Pihak BMKG menyampaikan saat ini terdapat kegiatan 1000 kampung nelayan yang targetnya pada 1000 kampung nelayan tersebut masing-masing akan diberikan 1 buah LED/TV display yang dipasang di pelabuhan perikanan dan  menginformasikan cuaca kepada nelayan, kesempatan ini dapat juga digunakan untuk memasukkan konten PPDPI pada display tersebut. Sampai saat ini kegiatan ini telah terealisasi di Pelabuhan Perikanan Pantai Moro Demak. Hal ini mungkin dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepala Lab. Penginderaan Jauh BROL (koordinator operasional PPDPI) terkait dengan target diseminasi PPDPI. Dalam rapat tersebut para peserta juga memberikan pertanyaan, kritikan, dan saran seputar PPDPI antara lain :

•Nelayan pernah menggunakan PPDPI Nasional, namun karena PPDPI Nasional tidak dapat memberikan informasi mengenai jenis ikan apa yang ada pada lokasi potensi ikan dalam PPDPI maka nelayan    sering rugi karena ternyata ikan yang ada di lokais tersebut bukan ikan pelagis ekonomis. Saran : sebaiknya sampai ke jenis ikan sehingga nelayan tahu ikan apa yang akan ditangkap, hal ini terkait juga dengan jenis alat tangkap yang akan digunakan,

•Kedepan PPDPI sebaiknya disinkronkan dengan wilayah-wilayah konservasi agar para nelayan tidak menangkap di wilayah konservasi, 

•Data respon balik yang seperti apa yang dibutuhkan oleh BROL untuk inputan validasi, sehingga dapat didesiminasikan kepada nelayan. Saran : perlu informasikan berapa persen validitas PPDPI yang telah terbit selama ini, 

•PPDPI yang telah diterbitkan oleh BROL telah menjadi salah satu rujukan nelayan dalam menangkap ikan, hal ini terkait dengan pengelolaan, karena jika terdapat informasi dimana ikan berada maka responsnya adalah nelayan tentu saja akan berkumpul dilokasi tersebut sehingga saling berebut. Oleh karena itu diharapkan PPDPI dapat menjadi salah satu rekomendasi pengelolaan perikanan bagi provinsi,

•Sampai saat ini validasi PELIKAN TUNA tersebut sudah berapa persen sampai pada kedalaman 200 meter, 

•Perwakilan Ka dinas KP. Kabupaten Jepara mengungkapkan bahwa mereka sudah membuat data PPDPI sendiri dengan menggunakan parameter yang sama seperti yang telah BROL lakukan dan bahkan sudah sampai kisaran jenis ikan apa yang ada pada lokasi tersebut. PPDPI yang mereka buat khusus untuk kapal nelayan yang jarak penangkapannya adalah sekitar 4 mil, mereka juga sering melakukan survey insitu untuk mendapatkan data ikan dan kondisi fisika kimia biologi wilayah perairan mereka terkait dengan validasi PPDPI yang telah mereka buat,

•ada permasalahan apa dengan simail dan aplikasi nelpin, karena aplikasi tersebut tidak dapat digunakan lagi.

Agenda Kegiatan

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM