Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Tuna

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Cakalang

Peta Lokasi Penangkapan Ikan Lemuru

Learning Session : Water Quality Assesment dan Tide and Tidal Current In The Bali Strait Indonesia

Learning Session kembali dilaksanakan pada Jum’at, 28 April 2017 di aula Gedung Observasi Laut Nasional, Balai Penelitian dan Observasi Laut. Pembicara learning session kali ini adalah Mr. Masahiko Yamada (UMITRON Jepang) , Novia Arinda Pradisty, S.Si (Penanggung jawab laboratorium Kualitas Perairan), Dr. Dessy Berlianty, S.Si, M.Si (Peneliti BPOL).Paparan pertama dengan tema Pembudidayaan Ikan, Mr. Masahiko Yamada mengenalkan sebuah aplikasi yang mampu menggambarkan kondisi gerombolan ikan School Ship  dalam satu kawasan tambak dengan dampak yang ditimbulkan pada lingkungan, aplikasi ini menggunakan sebuah alat kamera dan beberapa alat penunjang penelitian lain (pendeteksi keberadaan ikan) untuk mengetahui waktu pemberian pakan ikan dalam budidaya.

Kegiatan ini dilakukan dikarenakan pemberian pakan ikan yang tidak sesuai porsinya selain dampak ekonomi akan berdampak lingkungan sekitarnya. Aplikasi ini dikembangkan dan digunakan juga dengan penunjang data satelit untuk mendeteksi keberadaan ikan. Saat ini Aplikasi tersebut telah dikembangkan menjadi lebih mudah, yakni melalui Smartphone , jadi memungkinkan nelayan/petambak bisa mengetahui jadwal pemberian pakan dan sesuai takaran porsinya agar tidak berdampak pada lingkungan. Para Peneliti BPOL sangat antusias dalam paparan tersebut, dikarenakan aplikasi seperti ini tentunya akan sangat membantu para kelompok nelayan dan pembudidaya perikanan.

Paparan kedua dengan tema “Water Quality Assesment” , Novia Arinda Pradisty memaparkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan pada 6-24 maret yang dilaksanakan di Belanda, dibawah nufficneso Indonesia, peserta pelatihan diberikan beberapa materi diantaranya, Water Quality Monitoring & Water Quality Assesment, Groundwater Monitoring & Modeling, Lab Analysis QC/QA, Data Analysis, Water Quality Modeling dan parameter lainya. Selama pelaksanaan kegiatan peserta melakukan analisa diantaranya perairan pesisir dan di berikan informasi bagaimana pengambilan sampel di lautan. Hasil dari pelatihan ini rencana akan dilakukan implementasi WQM – WQA di BPOL, diantaranya penerapan Monitoring Cycle, evaluasi berkala dan berkelanjutan, outsourching parameter yang belum bisa dinalisis, visualisasi data monitoring dengan modeling.

Paparan ketiga dengan tema “TIDE and TIDAL Current in The Bali Strait Indonesia” pasang surut di selat Bali. Dr. Dessy Berlianty memaparkan bahwasannya kegiatan penelitian ini menggunakan korespondensi SST Image and the Log (H/U3),  penelitian ini menggunakan model numeric dengan resolusi tinggi untuk menghitung pasang surut dan arus pasang surut secara berkelanjutan, data tinggi permukaan laut yang disimulasikan dan diamati cukup sesuai. Dalam simulasi tersebut, kita dapat menekankan bahwa pasang surut di Selat Bali di tandai dengan pasang surut yang memiliki komponen semidiurnal yang lebih energik, hasil analisa data penelitian didapatkan usulan bahwasannya prediksi dasar penangkapan ikan sesuai hasisil pengukuran pasang surut, dimana terdapat residual circulation dimanan sirkulasi ini mengangkut larva ikan dan plankton di seputaran selat bali. Hasil penelitian ini disampaikan oleh Dr. Dessy bisa digunakan untuk data penunjang kegiatan penelitian (riset) Balai Penelitian dan Observasi laut pada tahun 2017. Para peneliti sangat berpatisipatif dalam acara learning session.

Agenda Kegiatan

No events found

Twitter @kkpgoid

Frequently Asked Questions

Layanan Publik BPOL

Kegiatan Penelitian BPOL

Publikasi BPOL

Perpustakaan Online BPOL

Stop Korupsi

Whistleblowing System

INDESO Project

SEACORM